Senin, 28 November 2011


PERANG DUNIA II
( Tahun 1939 – 1945 )

A       Latar Belakang Perang Dunia II
§      Sebelum Perang Dunia II muncul, dunia diwarnai dengan munculnya negara-negara Fasis, yaitu negara yang sangat menonjolkan kepentingan negara adalah segala-galanya.
§      Ciri-ciri negara Fasis adalah :
                                  1.          Menonjolkan kepentingan negara
                                  2.          Mengabaikan kepentingan perseorangan
                                  3.          Memiliki rasa kebangsaan ( nasionalisme ) yang berlebihan dan cenderung merendahkan bangsa lain
                                  4.         Mendewakan penguasa tungal
                                  5.          Sistem ekonominya adalah ekonomi terpimpin
                                  6.          Anti demokrasi
§      Negara-negara Fasis yang muncul menjelang Perang Dunia II adalah :
                                1.            Jerman
·         Fasisme Jerman disebut “Nasionalis Sosialis” ( Naziisme ) dipimpin oleh Adolf Hitler.
·         Hitler diangkat sebagai Perdana Menteri pada tahun 1933 dan resmi berkuasa penuh di Jerman pada tahun 1934.
·         Nazi bercita-cita menguasasi seluruh Eropa. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut Nazi menerapkan politik Liebensraum ( = politik mencari ruang hidup yang lebih luas sebagai akibat Perang Dunia I )
·         Kegiatan Nazi yang membahayakan dunia adalah :
1.        Membentuk polisi rahasia : Gestapo
2.       Mengobarkan Chouvinisme
3.       Mengingkari Perjanjian Versailles
4.       Bercita-cita menguasai Eropa
                               2.            Italia
·         Fasisme Italia dipimpin oleh Benito Mussolini
·         Ia bercita-cita membentuk Italia Raya
                               3.            Jepang
·         Fasisme Jepang dipimpin oleh Kaisar Hirohito
·         Cita-citanya adalah memimpin Asia Timur Raya
§      Ketiga negara Fasis tersebut membentuk persekutuan yang disebut “Poros Berlin – Roma – Tokyo”
§      Dari pihak negara demokrasi membentuk blok Sekutu ( Amerika, Inggris, Belanda dan Prancis ).

B        Penyebab Terjadinya Perang Dunia I
1.        Kegagalan LBB sebagai polisi dunia
2.       Adanya politik mencari kawan
3.       Terjadi perlombaan senjata :
©       Ketidakefektifan LBB menyebabkan negara-negara dikedua blok tersebut saling curiga dan mulai mempersenjatai diri
©       Akibatnya adalah muncul “Perang Dingin” antara blok Barat vs blok Timur
4.       Perlombaan dibidang ekonomi :
©       Jerman mencari keuntungan di Eropa dengan Politik Liebensraumnya
©       Jepang mencari keuntungan dengan ekspansinya ke wilayah Asia Timur Raya
©       Italia ingin memperluas daerahnya dengan mendirikan “Risorgimento” atau Italia Raya.
5.       Muncul pertentangan antar faham :
©       Demokrasi vs Kebebasan Individu
©       Fasisme vs Komunisme
©       Komunisme vs Faham Internasional
6.       Sebab khusus Perang Dunia II adalah “pada tangal 1 September 1939 Jerman menyerang Kota Danzig di Polandia yang berada dalam kendali LBB sebagai kota yang merdeka. Hitler menghendaki kota tersebut karena penduduknya adalah bangsa Jerman.”
§      Perang Dunia I terjadi di tiga medan pertempuran yaitu :
1.        Medan Eropa : terjadi antara Jerman, Italia vs Inggris, Prancis
2.       Medan Pasifik : terjadi antara Jepang vs Amerika, Belanda
3.       Medan Afrika : terjadi antara Jerman, Italia vs Inggris, Mesir, Ethiopia

C       Serangan Jepang ke Kawasan Asia Pasifik
§      Untuk menghadapi Jepang, Amerika mebentuk :
                         1.       ABDACOM : suatu komando militer yang terdiri dari Amerika, Belanda, Inggris, dan Australia. ABDACOM bermarkas di Lembang Jawa Barat.
                         2.       Front ABCD : suatu komando militer yang terdiri dari Amerika, Brithish, Cina, dan Dutch. 
§      Belanda yang berkuasa di Indonesia akhirnya menyerah kepada Jepang pada tanggal 8 Maret 1942 dalam Perjanjian Kalijati ( Subang Jawa Barat ). Dalam perjanjian tersebut Belanda diwakili oleh Let.Jend. ter Poorten dan Jepang diwakili oleh Jendral Hitosyi Immamura.

D       Akibat Perang Dunia II
                      1.          Muncul dua negara super power yaitu Amerika Serikat dan Uni Sovyet. AS menggunakan faham Liberalisme sedangkan Uni Sovyet faham Komunisme
                      2.          Munculnya negara-negara merdeka di kawasan Asia yaitu antara lain :
©       Indonesia 17 agustus 1945
©       Filipina 14 Juli 1946
©       Birma 26 Januari 1948
                      3.          Terbentuknya Pakta Pertahanan Militer ;
©       NATO milik blok AS
©       Paktawarsawa milik USSR
                      4.         Terpecahnya beberapa negara yaitu :
©       Jerman Barat dengan Jerman Timur
©       Korea Selatan dengan Korea Utara
                      5.          Dalam bidang ekonomi dan sosial :
©       Tatanan ekonomi dunia menjadi rusak
©       Amerika menjadi negara kreditur dunia
©       Muncul kemelaratan
                      6.          Lahirnya PB pada tanggal 24 Oktober 1945


Rabu, 16 November 2011


Materi UAS Gasal PKn Kelas VII Th. 2011
Oleh : Y. Sulistya Adventtyas, S.Pd

Norma-Norma Dalam Hidup Bermasyarakat

·         Macam-macam norma dalam masyarakat :
                a.         Norma agama : petunjuk hidup manusia yang bersumber dari Tuhan
               b.         Norma Kesusialaan : petunjuk hidup manusia yang bersumber dari hati nurani
                c.         Norma Kesopanan : petunjuk hidup manusia yang bersumber dari masyarakat
              d.         Norma Hukum : petunjuk hidup manusia yang dibuat oleh lembaga atau pejabat atau lembaga yang berweng
         e.         Adat istiadat : petunjuk hidup manusia yang terdiri dari nilai-nilai budaya, sistem norma,sistem hukum, dan aturan-aturan khusus
·         Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang timbul dari kesepakatan yang hidup dan berkembang dalam pergaulan masyarakat.
·         Dalam kehidupan manusia sehari-hari, norma berperan sebagai pengatur tingkah laku dalam pergaulan antar sesama di masyarakat.
·         Keempat norma yang berlaku di masayarakat adalah sama-sama penting,sebab masing-masing norma saling melengkapi dan mempunyai kedudukan sendiri-sendiri.
·    Sebagai makhluk pribadi dan warga masyarakat setiap manusia mempunyai kewajiban untuk mewujudkan ketertiban dan keamanan, sebab mempertahankan hak dan melaksanakannya adalah kewajiban bersama
·         Peraturan perundangan dibuat dengan tujuan menciptakan ketertiban dalam kehidupan di masyarakat.
·         5 contoh perbuatan yang bermanfaat bagi masyarakat :
                                      a.   Disiplin dan taat terhadap peraturan yang berlaku
                                      b.   Saling menghormati dan kerjasama antar warga
                                      c.   Ikut serta dalam kegiatan masyarakat : kerja bhakti, siskamling
                                     d.   Ikut bertanggungjwab terhadap perkem-bangan lingkungan masyarakat
                                      e.   Ikut serta dalam pembangunan
·         Bentuk pelanggaran norma agama: meminjamkan uang kepada orang lain dengan meminta imbalan.
·         Norma kesopanan dan adat istiadat memiliki tujuan mewujudkan kedamaian dalam hidup masyarakat.
·    Salah satu manfaat menjalankan perintah agama adalah terciptanya sikap saling menghormati antar pemeluk agama dalam masyarakat.
·     Bila seseorang melakukan pelanggaran terhadap norma agama maka sikap yang paling tepatadalah segera mengakui dan menyesali apa yang telah diperbuatnya.
·         Norma agama, norma kesusilaan, dan norma kesopanan tidak menjamin keteraturan dan ketertiban dalam masyarakat karena ketiga norma tersebut memiliki sanksi yang relatif kurang tegas, yaitu :
                           1.   Norma agama sanksinya diterima si pelanggar jika sesudah mati
                           2.   Norma kesusilaan sanksinya diterima jika si pelanggar menyadari telah melanggar kesusilaan
                     3.   Norma kesopanan sanksinya memang dialami oleh si pelanggar sendiri namun bagi si pelanggar jika hanya dikucilkan tidak akan dianggap suatu hukum            
·         Norma hukum menjamin terciptanya ketertiban dan keteraturan dalam masyarakat adalah dalam norma hukum terdapat sanksi hukum yang bersifat jelas, tegas, dan dapat dipaksakan oleh pihak berwenang
·         Seseorang yang melanggar norma kesusilaan akanmerasa bersalah, menyesal telah melakukan perbuatan yang melanggar norma kesusilaan.
·     Apabila masyarakat ingin menciptakan kehidupan yang aman, enterm dan damai maka semua masyarakat harus mematuhi hukum yangberlaku.
·         Kehidupan yang tertib dan teratur di sekolah dapat diwujudkan dengan cara melaksanakan peraturan yang berlaku dengan penuh rasa tanggung jawab.
·         Salah satu manfaat melaksanakan peraturan perundangan adalah terwujudnya suasana yang tertib, tenteram dan damai dalam kehidupan masyarakat.
·         Norma hukum atau peraturan yang berlaku dalam masyarakat tidak akan berfungsi dengan baik apabila tidak ada kemauan dari masyarakat untuk mematuhinya.
·         Norma hukum sangat diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena norma hukum mampu mengikat dan memaksa semua masyarakat.
·         Patuh terhadap peraturan rambu-rambu lampu lalu lintas bertujuan untuk membawa selamat dalam perjalanan.
·         Unsur-unsur dalam hukum antara lain :
                     1.         Dibuat oleh penguasa negara
                     2.         Memiliki sifat memaksa dan mengikat semua orang
                     3.         Berisi aturan yang membatasi tingkah laku manusia
                     4.         Memiliki sanksi yang tegas
                     5.         Hukumnya tetap dan tidak berubah
·         Supremasi hukum adalah tidak ada kekuasaan sewenang-wenang dalampelanggaran hukum
·         Bila melihat orang yang kecelakaan,sikap kita yang paling tepat adalah :
a.       Memberikan pertolongan pertama kepada korban
b.      Korban segera di bawa ke rumah sakit atau dokter
c.       Jika sempat, tulislah nomor kendaraan pelaku/korban
d.      Melapor kepada aparat kepolisian
e.       Memberitahu kepada keluarga korban
·         Perilaku yang tidak taat terhadap peraturan yang berlaku akan membawa akibat menghindari terwujudnya suasana aman, tenteram, tertib dan aman.
·         Arti penting hukum bagi warga negara dalam masyarakat adalah dapat menegakkan kebenaran dan keadilan.
·         Indonesia merupakan negara hukum maka setiap warga negara harus sadar untuk mengetahui segala macam peraturan danhukum yangberlaku.
·         Salah satu bentuk pelanggaran prinsip kekuasaan  peradilan yang bebas dan tidak memihak adalah ketika hakim memutuskan bebas seseorang karena Ia adalah pejabat.
·         5 bentuk penerapan tata-tertib di sekolah bagi para siswa :
a.       Menjaga nama baik sekolah
b.      Disiplin dan taat terhadap tata-tertib sekolah
c.       Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah
d.      Saling menghormati sesama teman, guru dan karyawan
e.       Mempunyai rasa setia kawan dan tidak membeda-bedakan


Proklamasi Kemerdekaan dan Konstitusi Pertama

·         Arti proklamasi, kemerdekaan, proklamasi kemerdekaan :
          a.         Proklamasi : pernyataan resmi kepada semua masyarakat
         b.         Kemerdekaan : keadaan bebas dari tekanan pihak manapun
          c.         Proklamasi kemerdekaan : pernyataan kepada seluruh masyarakat bahwa wilayah,negara tersebut telah bebas dari tekanan bangsa lain
·      Peristiwa penting di Jepang yang mendukung proses proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah jatuhnya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.
·      Tiga tokoh golongan tua Indonesia yang diundang oleh Jepang untuk datang ke Dallat Vietnam adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta dan dr. Radjiman Wedyodiningrat.
·      Sikap para pemuda terhadap penolakan Soekarno dan Moh. Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan sebelum tanggal 17 Agustus adalah menculik dan membawa kedua tokoh itu ke Rengasdengklok.
·      Kalimat pertama dalam teks proklamasi yang berbunyi “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia bermakna bahwa bangsa Indonesia menyatakan sebagai bangsa yang telah merdeka.
·      Secara khusus Makna dua kalimat dalam teks proklamasi kemerdekaan yaitu :
1.    Kalimat pertama bermakna : ungkapan kemerdekaan yang ditujukan kepada bangsa Indonesia sendiri dan dunia internasional bahwa bangsa Indonesia telah lepas dari belenggu penjajah.
2.    Kalimat kedua bermakna : pemindahan kekuasaan atau pemerintahan dan unsure-unsur lainnya perlu suatu kehati-hatian agar tidak lagi terjadi pertumpahan darah
·      Teks proklamasi kemerdekaan Indonesia akhirnya ditanda tangani oleh Soekarno Hatta atas nama bangsa Indonesia. Hal tersebut menunjukkan bahwa Soekarno dan Hatta memposisikan diri sebagai wakil seluruh rakyat Indonesia.
·      Dari segi politik dan ideologis, proklamasi kemerdekaan Indonesia membawa makna bangsa Indonesia berhasil melepaskan diri dari belenggu penjajahan.
·      Sebagai salah satu alat hukum internasional, proklamasi kemerdekaan Indonesia secara langsung menyatakan bahwa bangsa Indonesia telah siap untuk menentukan nasibnya sendiri.
·      Makna proklamasi kemerekaan bagi bangsa Indonesia sebagai sebuah negara adalah Proklamasi kemerdekaan menjadi cikal bakal lahirnya negara baru yaitu Republik Indonesia.
·      Sebagai sebuah negara yang merdeka, konstitusi Negara Indonesia yang menjadi hukum dasar adalah UUD 1945.
·      Kita dianggap bersikap negatif terhadap Pancasila apabila kita  apatis terhadap nilai-nilai Pancasila
·      Pembukaan UUD 1945 bersifat tetap dan MPR hasil pemilu 1999 juga tidak melakukan perubahan karena didalamnya memuat pernyataan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
·      Konstitusi merupakan suatu hukum dasar disetiap negara, maka harus memuat mekanisme pembuatan semua peraturan disuatu negara.
·      Di setiap negara konstitusi pasti mempunyai kedudukan yang istimewa karena :
1.     Memuat prinsip-prinsip/asas-asas negara
2.     Memuat tujuan negara
·      Empat pokok pikiran yang ada didalam Pembukaan UUD 1945 yaitu :
1.    Negara melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia
2.    Negara hendaknya mewujudkan keadilan social bagi seluruh rakyat
3.    Negara yang berkedaulatan rakyat, berdasarkan kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan
4.    Negara yang berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab
·      Pokok pikiran kedua Pembukaan UUD 1945 jika kita kaitkan dengan rumusan dalam pasal UUD 1945 adalah sangat erat dengan pernyataan berikut : Warga negara  berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak sebagai manusia.
·      5 bentuk perbuatan untuk menghargai jasa pahlawan :
         1.        1.  Sebagai pelajar, kita harus rajin belajar
         2.        2.  Mengikuti upacara bendera dengan baik
         3.        3.  Disiplin dan tertib pada aturan dimanapun kita berada
         4.         4. Terlibat aktif dalam pembangunan nasional
         5.         5. Berprestasi dalam bidang kita masing-masing
·      Pokok pikiran kedua dari suasana kebatinan konstitusi negara Indonesia adalah negara yang berkedaulatan rakyat, berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan.
·      Hubungan erat antara cita-cita proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 adalah bahwa cita-cita proklamasi diejawantahkan secara konkret dalam empat alenia.
·         5 bentuk hubungan antara UUD 1945 dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia:
           a.   Proklamasi merupakan pengumuman kemerdekaan, UUD 1945 merupakan pernyataan kemerdekaan dari NKRI
           b.   Pembukaan UUD 1945 memberikan pedoman dalam mengisi kemerdekaan
           c.   Pembukaan UUD 1945 memuat cita-cita luhur proklamasi kemerdeekaan
          d.   Isi dalam pembukaan UUD 1945 tidak boleh dirubah karena akan merubah cita-cita proklamasi
           e.   UUD 1945 bisa dikatakan sebagai penjabaran dari maksud dan tujuan proklamasi kemerdekaan
·         Sikap positif yang dilakukan oleh para siswa terhadap makna proklamasi kemerdekaan adalah belajar yang rajin dan mentaati tata tertib.
·         5 sikap positif untuk mengembangkan cita-cita proklamasi:
                a.   Setia kepada cita-cita proklamasi, Pancasila dan UUD 1945
               b.   Berperan aktif dalam kegiatan pembangunan negara
                c.   Menjauhi sikap tindakan yang dapat menyebabkan perpecahan bangsa
               d.   Tidak melakukan praktek KKN
                e.   Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945